Who's Online

Login Form






Lost Password?

Events Calendar

March 2014 April 2014 May 2014
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 14 1 2 3 4 5
Week 15 6 7 8 9 10 11 12
Week 16 13 14 15 16 17 18 19
Week 17 20 21 22 23 24 25 26
Week 18 27 28 29 30

Latest Events

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar
Home arrow News arrow Latest arrow Jadilah Orangtua yang Cerdas dalam memilih Tempat PAUD untuk Anak Anda
Jadilah Orangtua yang Cerdas dalam memilih Tempat PAUD untuk Anak Anda Print E-mail
Tuesday, 10 April 2012


                                              Oleh Dr.Dharmayuwati Pane,MA

 

Kita semua tahu bahwa otak anak berkembang sangat pesat pada masa emas anak yaitu pada usia 1-7 tahun. Sangat disayangkan bila kita tidak ambil andil dalam turut serta mengoptimalkan kecerdasan anak/cucu kita dengan memberikan stimulasi-stimulasi sejak dini  dan mencarikan tempat yang ideal untuk itu, yang memperhatikan aspek kognitif, affektif dan motorik (halus /kasar). Pertanyaannya adalah “Apa saja yang harus kita perhatikan dalam memilih tempat Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak bagi anak/cucu kita?”..

 

Menurut saya ada 10 hal yang harus masuk pertimbangan, sebelum kita memutuskan yang paling tepat,yaitu:

 

1.      Transisi dari Rumah ke Sekolah harus berjalan lancar, sekolah harus seperti di rumah sendiri, nyaman dan aman. Selain itu jarak dari rumah ke tempat itu tidak boleh terlalu jauh, agar anak tidak kecapaian. Di tempat itu anak harus diberikan kesempatan melakukan aktivitas dengan menggunakan bahan tidak beracun dan tidak dipaksa untuk duduk diam dalam waktu yang lama.

 

2.      Anak-anak bisa bermain dan melakukan kegiatan sepanjang hari seperti rancang bangun dengan balok-balok kayu, memasangkan benda-benda,bermain peran,melihat buku-buku bergambar, mewarnai, melukis dengan crayon atau cat air, bermain lego atau puzzle, bermain loncat tali, bermain engklek atau renang, mendengarkan musik,audio-visual dsb, yang penting tidak dipaksakan untuk melakukan kegiatan yang sama/seragam dalam waktu bersamaan.

 

 

3.      Guru bekerjasama dengan anak-anak secara individual dalam kelompok kecil (maksimal 10anak/kelas) dan semua anak melakukan kegiatan yang berbeda dalam waktu berbeda pula.

 

4.      Kelas dihias dengan menarik dan “eye catching” dengan hasil-hasil kerja (prakarya) anak, hasil tulisan atau lukisan mereka sendiri dst nya.

 

5.      Anak dikenalkan dengan huruf dan angka dalam konteks pengalaman mereka sehari-hari. Mereka diajarkan dengan dunia tanaman,binatang, alam sekitar,belajar memasak,mengisi absensi,melayani dengan makanan kecil, bernyanyi, menari,semua aktivitas yang menyenangkan dan yang memberikan motivasi.

 

6.      Anak belajar bekerjasama dalam kelompok kecil dan diberikan banyak waktu (biasanya sampai 1 jam) untuk melakukan eksplorasi dan pengamatan di alam bebas,sambil bermain.Untuk itu lokasi tempat KB dan TK yang ideal adalah di daerah perumahan yang asri dan bebas polusi,jangan di pinggir jalan besar..

 

7.      Anak harus diberi peluang bermain di luar kelas atau di halaman setiap hari, walau cuaca tidak mendukung sekalipun, tetap harus mempunyai kesempatan bermain di luar kelas,bisa diarahkan ke bermain kreatif.

 

8.      Di kelas Guru harus membacakan cerita-cerita menurut tema harian dan melakukan tanya-jawab setiap hari, sehingga anak terstimulasi kemampuan berbahasanya, jangan hanya bercerita ketika “story time” saja. Guru harus lebih proaktif.

 

9.      Kurikulum harus dibuat sedemikian rupa , sehingga anak yang cepat perkembangannya terakomodir kemauannya dan tidak cepat merasa bosan, sedangkan bagi anak yang agak lambat tidak merasa tertinggal dalam pelajaran.Untuk ini  Guru harus bisa menyiapkan materi ajar yang bervariasi.

 

10.  Anak dan orangtuanya harus mempunyai perasaan senang di tempat tsb dan merasa antusias untuk selalu datang ke sekolah. Selain itu orangtua merasa aman dan tidak khawatir mengrimkan anaknya bersekolah disitu.Yang terpenting anak merasa bahagia, tidak menangis dan tidak sering ijin karena sakit, selalu berkeinginan untuk masuk sekolah menemui guru dan teman-temannya.

 

Jadi sebagai orangtua yang harus kita ingat dalam mencarikan tempat Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) bagi anak/cucu kita adalah kelas-kelas yang bervariasi dan kurikulum yang dibuat berdasarkan  minat dan latar-belakang dari anak-anak tsb dan harus fokus pada perkembangan anak secara holistik.

 

Hayooo para orangtua berpikirlah cerdas dalam memilih tempat Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) untuk anak  atau cucu Batita /Balita Anda, agar anak merasa nyaman, aman dan bahagia seperti di rumah sendiri dan mendapatkan stimulasi otak yang optimal. (TK Pestalozzi-Cibubur, 10 April 2012)

 

 

Last Updated ( Monday, 11 June 2012 )
 
< Prev   Next >

© 2014 Pestalozzi Indonesia

TBN - TIDYA Businesses Network