Who's Online

Login Form






Lost Password?

Events Calendar

March 2014 April 2014 May 2014
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 14 1 2 3 4 5
Week 15 6 7 8 9 10 11 12
Week 16 13 14 15 16 17 18 19
Week 17 20 21 22 23 24 25 26
Week 18 27 28 29 30

Latest Events

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar
Home arrow About Pestalozzi Indonesia
Tentang Pestalozzi Indonesia Print E-mail
Thursday, 28 June 2007

SIAPAKAH  PESTALOZZI & APA SAJA PROGRAMNYA ?

 Image Pestalozzi Kindergarten Saarland, Jerman

Johann Heinrich Pestalozzi adalah Bapak Pendidikan kelahiran Zürich (Swiss) berdarah Itali yang hidup pada tahun 1746-1827. Ide-ide Pestalozzi tentang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan di Eropa, terutama dinegara-negara berbahasa Jerman seperti Jerman, Swiss, Austria dan di Utara Itali. Tepatnya tahun 2000, Pestalozzi Play Group & Kindergarten didirikan di Jakarta, Indonesia oleh Dr.Phil.Dharmayuwati Pane, MA, seorang ahli tumbuh kembang anak yang meraih pendidikan doktornya di Perguruan Tinggi Jerman. 
Image

 Image

 

Banyak ide Pestalozzi yang sejalan dengan psikologi perkembangan anak. Dua diantaranya adalah pentingnya menghargai individualitas anak dan mengembangkan head (kepala), heart (hati) dan hands (ketrampilan tangan) secara seimbang.

Menghargai individualitas anak merupakan hal yang sangat penting, karena dengan demikian guru dapat mengembangkan potensi anak secara maksimal melalui pengamatan yang cermat tentang sifat-sifat anak dan dengan obyek konkret/nyata terlebih dahulu, sebelum memperkenalkan obyek yang abstrak. Hal ini hanya dapat terwujud dalam kelas kecil (maksimal 12 anak/kelas), bukan dalam kelas masal. Sistem pendidikan di Barat saat ini secara menyeluruh telah membatasi jumlah murid per kelasnya. Pestalozzi juga menekankan bahwa dalam belajar perlu keselarasan/keseimbangan.

Kalau kita menekankan pelajaran hanya pada satu atau dua hal saja, maka yang lain tidak akan berkembang. Kurikulum di Indonesia lebih banyak muatan kognitifnya (head/kepala). Pengajaran yang lebih menekankan hanya pada aspek kognitif saja sering membuat anak menjadi stres dan mengalami kelelahan otak. Dalam hal ini  aspek afektif dan psikomotor (heart/hati) dan ketrampilan tangan (hand/tangan) sering diabaikan ,sehingga anak  tidak dapat berkembang secara seimbang/selaras.

Ide Pestalozzi lainnya yang juga penting adalah learning by doing, belajar sambil melakukan. Untuk ini guru harus dipersiapkan untuk tidak selalu “menyuapi” anak didik terus menerus. Sedangkan belajar aktif menurut Pestalozzi mengharuskan anak mencoba, mengeksplorasi, mengobservasi, melakukan sendiri kegiatan sehari-hari. Dengan melalui learning by doing barulah anak belajar yang sebenarnya.

Dalam hal belajar aktif ini, tokoh pendidikan lain seperti Froebel dari Jerman dan Montesorri dari Itali terinspirasi oleh Pestalozzi. Program-program kami dirancang menurut ide-ide Pestalozzi & Froebel dan disesuaikan dengan lingkungan budaya Indonesia, bukan  adaptasi sepenuhnya budaya Barat.

Selain itu program-program kami yang dilaksanakan dalam kelas-kelas kecil juga sesuai untuk mengintegrasikan anak-anak dengan kebutuhan khusus atau yang mengalami kesulitan belajar. Untuk itu kami  menawarkan guru pendamping (shadow teacher) selama pelajaran berlangsung dan kemudian sebagai tambahannya  terapi di luar jam sekolah dengan salah satu terapis kami.
 

 ImageImage  Perayaan Hari Kartini

TUJUAN PROGRAM PESTALOZZI

Program-program Pestalozzi bertujuan membantu meletakkan dasar pendidikan pra-sekolah kearah perkembangan sikap dan perilaku, pengetahuan, keterampilan ,kreativitas dan daya cipta tinggi yang diperlukan oleh anak usia dini  dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. Program-program tsb mengantisipasi masa emas anak (1-6 tahun) yang memerlukan stimulasi dan rangsangan yang disesuaikan dengan kelompok usia dan temanya dibuat menurut tuntutan jaman.


FUNGSI  PROGRAM PESTALOZZI

Berdasarkan tujuan di atas dan mengingat pentingnya pendidikan anak sedini mungkin maka program Pestalozzi berfungsi untuk :

  • Memperkenalkan anak dengan dunia dan alam  sekitarnya;
  • Memperkenalkan peraturan dan menanamkan disiplin diri pada anak;
  • Menanamkan rasa percaya diri dan fleksibilitas anak (pembentukan karakter);
  • Mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh anak sesuai dengan tahap perkembangannya.;
  • Mengembangkan kemampuan anak bersosialisasi /bermasyarakat;.
  • Memperkenalkan anak kepada 9 jenis intelegensia menurut Gardner (Multiple Intelligences)yaitu kecerdasan linguistik, logis-matematika,kinestetik, visual-spasial (ruangan), bermusik, interpersonal, intrapersonal, naturalis dan kecerdasan moral;
  • Memberi anak kesempatan yang luas untuk tetap menikmati masa bermainnya.


KEGIATAN BELAJAR - MENGAJAR

Di Pestalozzi kegiatan belajar – mengajar dilaksanakan  berdasarkan tema yang sesuai dengan lingkungan anak dan juga mengikuti  kurikulum nasional yang berlaku dengan ditambah bermacam-macam  kegiatan ekstra yang dapat menunjang kemampuan yang hendak dikembangkan secara seimbang. Setiap kelas dibimbing oleh satu orang guru dan dibantu oleh satu orang asisten.Setiap guru mempunyai pengalaman mengajar dan berlatar- belakang pendidikan minimal D3 ditambah pelatihan guru PG dan TK yang bersertifikat selama satu tahun serta menguasai bahasa Inggris. 

RUANG BELAJAR – MENGAJAR

 Image Image
 

Ruang kelas berkarpet dengan dilengkapi AC,sarana audio-visual (TV, tape-recorder,VCD-player)dan ditata sedemikian rupa sehingga anak merasa aman dan nyaman selama kegiatan belajar – mengajar berlangsung. Kapasitas kelas dibatasi sampai dengan maksimum 12 anak untuk program Nursery (1-2 Tahun)dan Play Group (2-4 Tahun) dengan rasio (1:6) serta 14 anak untuk program Kindergartan/TK (4-6 Tahun) dengan rasio 1:7.

BAHASA PENGANTAR

Kegiatan belajar – mengajar  melalui berbagai aktivitas diberikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan tetap mengedepankan bahasa Indonesia sebagai bahasa Ibu. Karena walau bagaimanapun, negara kita tetap menganggap bahasa Indonesia adalah Bahasa Nasional kita dan Bahasa Persatuan. Namun bahasa Inggris diperkenalkan secara dini, agar anak selain menguasai bahasa ibunya dengan baik, juga dapat mengerti instruksi-instruksi dalam bahasa Inggris dan nantinya bisa aktif berbicara dalam bahasa Inggris sederhana. Pengajaran bahasa Inggris harus menyenangkan, just for fun. 


KOMPUTER Khusus untuk kelas Kindergarten (TK A&B), anak diberi kegiatan tambahan berupa pengajaran komputer (computer games) yang bertujuan untuk memperkenalkan komputer dan cara penggunaannya. Dengan bermain komputer, anak belajar menggunakan perangkat komputer dan belajar warna, angka, huruf dan permainan-permainan lain yang dapat dilakukan dengan media komputer dan sangat menyenangkan.    Image

 

 ImageILMU PENGETAHUAN  Pelajaran Ilmu Pengetahuan diberikan, agar rasa ingin tahu anak lebih berkembang.Melalui berbagai penelitian sederhana anak diajak untuk mengamati dan melakukan eksplorasi, bertanya, membuat perkiraan dan melihat hasil akhirnya. Eksplorasi dimungkinkan juga dengan adanya kegiatan jalan-jalan/Walking Out di sekitar sekolah,dekat danau,hijau, asri, bebas polusi dan aman,jauh dari kendaraan bermotor dengan membawa kaca pembesar atau teropong yang diadakan sekali per minggunya. Setelah mengadakan Walking Out, selalu diadakan tanya-jawab di dalam kelas, agar anak terbiasa berpikir kritis dan mau mengeluarkan pendapat mereka tentang apa yang mereka lihat dengan menggunakan kosa kata yang baru dipelajari dan sekaligus menstimulasi kemampuan berbahasanya. 


MATEMATIKA Matematika diberikan sejak usia dini, agar anak terlatih berpikir secara sistematis dan logis. Melalui permainan-permainan anak dikenalkan dengan angka, penambahan dan pengurangan sederhana dengan menggunakan alat peraga yang berganti-ganti dan berwarna-warni, dan memakai benda-benda nyata seperti buah-buahan dan sayuran untuk dihitung jumlahnya sebelum dibuat jus atau makanan. Dengan begitu anak tidak bosan, melainkan menjadi senang dan bersemangat untuk melaksanakan berbagai kegiatan tsb.


KARYA SENI Berkarya dengan berimajinasi yang tinggi merupakan suatu kegiatan yang sangat disukai anak. Dengan melakukan aktivitas seperti menempel, menggunting, melipat, mewarnai, mencat, menggambar, menabur, meronce, mengaksir,merobek, mecocok dll. Selain anak dilatih motorik halusnya, sekaligus anak juga mengembangkan daya cipta dengan mencampur berbagai warna dan menghasilkan suatu karya seni yang berguna dan yang salah satunya dapat dibuat dari benda-benda bekas di sekelilingnya. Sehingga anak tidak bersifat konsumtif, melainkan turut menjaga lingkungannya dan mengkonservasi alam sekitarnya.


 

Image 

 

Image

KEGIATAN EKSTRA Kegiatan Ekstra seperti renang (tersedia kolam renang di lokasi sekolah), senam anak, bahasa Inggris, pengenalan musik,menari dan melukis untuk melatih motorik kasar/halus, menambah percaya diri anak, mengalahkan rasa takut dan sekaligus memperkaya pengalaman anak yang akan dilaksanakan didalam dan diluar kelas. Untuk anak TK bekerjasama dengan Athena Stable,Sawangan, Depok kami juga menawarkan ekskul berkuda. Kegiatan ekstra yang rutin diadakan di dalam areal sekolah adalah  lomba-lomba busana atau mewarnai untuk menyambut Hari Kartini dan 17 Augustus. Sedangkan kegiatan diluar areal sekolah seperti  mengunjungi Dapur McDonald , Country Donuts atau “Field Trip” misalnya dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan mengadakan perjalanan ke Kebun Binatang, Musium, Taman Mini, Taman Buah atau Taman Impian Jaya Ancol. Dengan begitu anak tidak hanya bereksplorasi dan berimajinasi, namun mendapat kesempatan belajar tentang proses pembuatan makanan/kue, kebersihan dan melihat benda-benda ataupun binatang dan kehidupannya tsb secara konkret/nyata, tidak hanya dari buku-buku cerita bergambar atau TV dan Video saja.

Image


LAPORAN PERKEMBANGAN 

Setiap anak akan diberikan sebuah buku journal harian secara gratis yang mana semua kegiatan anak setiap harinya akan dilaporkan dan buku laporan harian ini juga merupakan sarana komunikasi dua arah antara guru dan orangtua murid. Didalam buku tsb guru akan menulis semua kegiatan anak secara detail pada hari tsb, sehingga orangtua dapat memantau perkembangan anak mereka setiap hari. Apabila perlu, orangtua dapat mengisi buku tsb dengan komentar, jawaban, pertanyaan, saran mereka. Selain itu orangtua juga mendapatkan laporan per dua minggu & laporan  per semester (6 bulan) yang harus ditandatangani dan dikembalikan ke sekolah sebagai arsip, tetapi salinannya dan hasil-hasil karya anak dapat disimpan oleh orangtua. Setelah anak melaksanakan program selama satu tahun penuh, maka anak akan mendapatkan sertifikat dari Pestalozzi sebagai laporan prestasi mereka per tahunnya. Bila ada hal-hal yang menyangkut masalah anak yang belum terpecahkan bisa ditanyakan langsung kepada Dr. Pane yang akan  memberikan konsultasi gratis dengan perjanjian terlebih dahulu.           

                                              
PIMPINAN Pestalozzi dipimpin oleh seorang ahli perkembangan anak dengan latar belakang pendidikan Strata 3 dari sebuah Universitas terkenal di Jerman Bagian Barat yaitu Dr.Phil.Dharmayuwati Pane,MA (alumni Jerman) dibantu oleh Rosita Pane,AMd  sebagai koordinator program dan  Awalluddin Pane,SE , bagian Marketing  juga alumni Jerman dan alumni -alumni Jerman lainnya dari berbagai profesi. Mereka merupakan anggauta pengurus organisasi Persatuan Alumni Jerman (PAJ) dengan 8 cabang di seluruh Indonesia dan berkantor pusat di Jakarta.

Image  Image

Last Updated ( Tuesday, 24 April 2012 )
 

© 2014 Pestalozzi Indonesia

TBN - TIDYA Businesses Network