Who's Online

We have 23 guests online

Login Form






Lost Password?

Events Calendar

January 2012 February 2012 March 2012
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 5 1 2 3 4
Week 6 5 6 7 8 9 10 11
Week 7 12 13 14 15 16 17 18
Week 8 19 20 21 22 23 24 25
Week 9 26 27 28 29

Latest Events

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar
Home arrow News arrow Latest arrow Stimulasi Otak Kiri dan Kanan Anak Secara Seimbang
Stimulasi Otak Kiri dan Kanan Anak Secara Seimbang Print E-mail
Monday, 27 April 2009

DR.Dharmayuwati Pane,MA

 

Dari berbagai sumber kita dapat mengetahui bahwa OTAK merupakan organ vital yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan kendali atas semua sistem di dalam tubuh. Otak yang juga merupakan pusat kecerdasan atau pusat kemampuan berpikir ini mulai dibentuk selang beberapa saat setelah terjadinya konsepsi (proses peleburan inti sel telur dan inti sel sperma).

 

Oleh sebab itu itu, sejak anak lahir hingga mulai bisa mengenal beragam hal di lingkungannya, otak anak harus segera distimulasi. Salah satu caranya adalah dengan mengenalkan anak pada banyak hal di lingkungan sekitar kita seperti misalnya nama-nama binatang, tumbuhan, beragam benda lain serta bilangan dan bahasa yang sederhana.

 

Berikut  ini adalah beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang  otak anak  :


1. Para ilmuwan menyatakan bahwa 50 % kemampuan otak anak-anak terbentuk dalam 6 tahun pertamanya.

 

2. Lingkungan memberi efek dramatis pada perkembangan otak balita.

 

3. Aktivitas dalam otak menciptakan arus kecil listrik yang disebut sinapsis dan jumlah rangsangan yang diterima bayi Anda mendapatkan efek langsung bagaimana sinapsis itu terbentuk.

 

4. Rangsangan berulang-ulang menguatkan jalinan tersebut dan menjadikannya permanen, sedangkan arus listrik baru yang terpakai akhirnya akan mati.

 

5. Anak memiliki kebutuhan biologis dan semangat untuk mempelajari hal-hal yang baru.


6. Jaringan dasar pada sinapsis otak hampir lengkap setelah perkembangan otak yang begitu cepat dalam 3 tahun pertama anak.Karena itu ikutlah berperan aktif dalam menstimulasi otak anak.


7. Makin banyak rangsangan yang dapat diberikan kepada anak menandakan lebih banyak sirkuit yang dibentuk untuk meningkatkan kemampuan belajar dan daya tangkapnya di masa depan.


8. Rangsangan visual bisa meningkatkan perkembangan otak termasuk meningkatkan keingintahuan, perhatian dan konsentrasi anak.


9. Hal terbaik bagi anak adalah dengan bermain interaktif  sesering mungkin. Disini peran orangtua dibutuhkan, sediakan waktu 20-30 menit setiap hari untuk melakukan permainan-permainan yang kreatif dan memakai komunikai dua arah, misalnya dengan tanya-jawab.

 

10. Jika Anda memuji  anak Anda dan selalu memberinya semangat, anak Anda akan terpacu untuk belajar dan cenderung lebih cepat memahami. Janganlah memaksakan kehendak, biarkan anak berkembang sepenuhnya.

 

Karena itu, jika kedua sisi otak kanan maupun kiri dirangsang dengan tepat dan secara seimbang, sehingga anak-anak pun bisa mengembangkan kemampuan jeniusnya secara optimal, tanpa kesulitan yang berarti.

 

(Pestalozzi KIndergarten (Bilingual), Cibubur/ 27 April 2009)

 

 

 

Last Updated ( Monday, 03 October 2011 )
 
< Prev   Next >

© 2012 Pestalozzi Indonesia

TBN - TIDYA Businesses Network