Who's Online

We have 7 guests online

Login Form






Lost Password?

Events Calendar

August 2010 September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30

Latest Events

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar
Home arrow News arrow Latest arrow Bantu si Kecil untuk Berteman
Bantu si Kecil untuk Berteman Print E-mail
Tuesday, 11 August 2009

Bantu si kecil memulai permainan dengan memberikan alat untuk bermain.
 Pertemanan adalah hal yang penting dalam perkembangan anak. Selain membantu si kecil mengenal karakter orang lain, juga memperluas wawasan. Tetapi, bagaimana jika si kecil sulit berteman? Jangan biarkan ia terlalu lama bermain seorang diri. Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu si kecil berteman.

1. Bantu dia berkomunikasi
Anak-anak yang secara natural adalah tipe orang yang supel akan lebih mudah mengekspresikan dirinya kepada anak lain ketimbang anak yang pemalu. Namun, Anda bisa membangun kemampuan seperti ini lewat latihan. Cobalah untuk memberi pujian padanya ketika ia memberikan tanggapan kepada anak lain, misal, “Kamu baik sekali mau meminjamkan mainan kamu ke David. Mama bangga sama kamu.”

2. Siapkan waktu bermain singkat dan manis
Jangan biarkan waktu bermain anak-anak terlalu lama. Ini penting, agar anak-anak tidak terlalu kelelahan, agar tidak membosankan juga. Jika ada teman yang sebaya di tempat main dekat rumah, buatlah janji dengan orangtuanya agar waktu bermain bisa disamakan lagi lain waktu. Buat agar si kecil  membangun kenyamanan bersama temannya.

3. Kenali tipe anak Anda
Jika anak Anda cenderung bossy, sebelum bermain dengan teman lainnya, buat perjanjian sebelumnya dengan si kecil. Buat perjanjian, mengenai permainan apa yang boleh dipinjamkan ke teman lainnya, mana yang tidak. Mainan apa yang sebaiknya disimpan di rumah dan tidak dibawa saat bermain dengan teman lain, karena nampaknya si kecil tidak mau meminjamkan mainan tersebut. Sementara, jika Anda memiliki anak yang pemalu, pasangkan dia dengan teman yang lebih muda. Ini akan mendorongnya untuk memimpin.

4. Bantu agar permainan dimulai
Jika anak-anak mulai merajuk dan mengalami kesulitan untuk memulai apa yang ingin dilakukan, cobalah untuk memulai kegiatan yang menyenangkan. Misal, beli kertas bergambar yang bisa diwarnai, membuat bentuk-bentuk dari lilin mainan, tiup balon, atau bernyanyi bersama.

5. Bantu si kecil membantu anak-anak
Dorong si kecil untuk menjadi orang yang tidak pilih-pilih saat bermain. Jika Anda melihat ada anak yang tidak diajak main, ini bisa jadi kesempatan untuk mendorong kemampuan empati si kecil. Anda bisa katakan, “Dian sepertinya tidak ada yang mengajak main. Dia pasti sedih sendirian. Kira-kira kamu bisa ajak dia ikutan main?”

6. Ajak si kecil membantu dirinya
Seandainya, justru anak Anda yang tidak ikut dalam permainan, ajarkan cara untuk bisa bicara kepada teman-temannya.


NAD
Sumber : aol
 
< Prev   Next >

© 2010 Pestalozzi Indonesia

TBN - TIDYA Businesses Network