Bagaimana kita bisa menilai anak kita mempunyai ' self esteem' yang tinggi atau rendah? Dalam hal ini kita harus sudah mengetahui ciri-ciri anak yang memiliki self esteem tinggi atau rendah, agar dapat menetapkan anak kita termasuk kategori yang mana??
Bila anak memiliki self esteem tinggi, maka anak akan memperlihatkan ciri-ciri di bawah ini dalam berinteraksi dengan lingkungannya:
* Tahu apa yang diinginkannya dan biasanya bertindak/berperilaku mandiri
* Tidak menyalahkan diri sendiri atau orang lain, bila mengalami kegagalan
* Lebih optimis dalam mengatasi permasalahan, jauh dari rasa pesimis
* Berani bertanggung jawab dan tidak takut akan tantangan
* Pandai mengelola rasa marah/frustasi, bila hal-hal terjadi tidak sesuai harapannya
* Selalu menikmati apa yang dikerjakannya sepanjang hari
* Tahu apa yang dilakukannya merupakan keingainan dan pilihan sendiri
* Bisa memanfaatkan kelebihan dan kekuatannya secara maksimal
Sedangkan sebaliknya anak yang memiliki self esteem rendah, akan menunjukkan ciri-ciri sbb:
* Sering menolak untuk mencoba hal-hal baru
* Suka menyalahkan diri sendiri dan merasa tidak diinginkan atau dicintai
* Tidak mau mengakui kekurangan/kelemahannya
* Sangat mudah terpengaruh oleh lingkungannya
* Tidak bisa menahan marah atau cepat emosional, bila mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan
* Sering berkeluh-kesah dan mengkritisi hal-hal di sekitarnya
* Lebih pesimis dalam menghadapi permasalahan
* Sering cepat bosan dan tidak bisa menikmati/menghargai apa yang dikerjakannya .
Untuk meningkatkan 'self esteem' anak dalam berinteraksi dengan lingkungannya, maka kita sebagai orangtua harus menyediakan waktu yang cukup dan melatih anak untuk melakukan hal-hal berikut ini:
- Ajarkan anak untuk selalu memberi salam kepada setiap orang yang ditemuinya, sambil tersenyum dan melakukan 'eye contact'
- Usahakan untuk selalu memberikan apresiasi terhadap anak untuk setiap prestasi yang dilakukan anak atau sekali-sekali memberikan hadiah, sekecil apapun prestasi itu
- Ajarkan anak untuk tidak selalu mencari perhatian dari orang di lingkungan sekitarnya
- Latihlah anak untuk lebih sering berbicara dan berpikir positif , juga ajarkan untuk tidak sering mengeluh
- Beri pengertian , agar anak mau menerima kesalahan dan penolakan
- Ajarkan anak untuk melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik
- Ingatkan selalu kepada keberhasilan anak, agar anak merasa bangga atas pencapaiaannya
- Latihlah anak untuk bisa mengelola emosinya dengan baik
Nah demikianlah tip-tip yang dapat orangtua praktekkan di rumah untuk meningkatkan ' self esteem' anak, semoga bermanfaat dan dapat menambah erat hubungan orangtua-anak. (TK Bilingual Pestalozzi/ Cibubur, 07 Nov'09))