|
by DR.D.Pane,MA Menciptakan rasa humor dalam keluarga sangat penting, terutama untuk tumbuh kembang anak balita kita. “Sense of Humor” yaitu kemampuan untuk melihat segi kejenakaan dari kehidupan bisa dimiliki semua orang dari segala usia. Istilah “tertawa bikin awet muda” atau “tertawa bisa menghilangkan stress”, kesannya diperuntukkan untuk orang dewasa saja, bukan anak-anak,yang biasanya takut menjadi tua atau stress karena banyak masalah. Padahal tidak begitu, anak-anak juga bisa mengalami stress, karena kurikulum padat di sekolah atau tidak memenuhi harapan orangtua dll. Manfaat memiliki “Sense of Humor” sangat banyak, selain membuat kita tidak dalam keadaan tertekan dan lebih santai, kita juga akan terlatih untuk melihat sisi positif dari kehidupan, karena kita memandangnya secara jenaka. Hal ini kita bisa tumbuhkan pada anak sejak usia dini, mulai dari sekarang. Kita pasti akan menyesal bila membiarkan tahun-tahun awal perkembangan anak kita berlalu tanpa humor dan tanpa tawa ceria. Apa sih manfaat atau kegunaan humor bagi anak kita, sehingga mau cape-cape melatih untuk memilikinya? Berikut ini adalah rangkuman dari berbagai penelitian: - Meningkatkan Kecerdasan Anak Seorang psikolog dan peneliti humor dari San Diego State University, penulis buku”Kids Who Laugh, How to develop Your Child’s Sense of Humor” menekankan, bahwa humor pada anak-anak berhubungan langsung dengan kecerdasan, kreativitas, kemampuan sosial, empati, senang berbagi, rasa percaya diri, penghargaan diri sendiri dan kemampuan memecahkan masalah yang lebih tinggi. Seorang anak yang memiliki “Sense of Humor” yang baik biasanya akan lebih disukai oleh teman seusianya dan juga orang dewasa di sekitarnya. - Meningkatkan Ikatan antar Sesama Pada waktu kita tertawa bersama seseorang ada satu ikatan yang terjadi. „ Kita biasanya akan merasa lebih dekat dan merasa lebih nyaman dengan seseorang yang sedang tertawa bersama kita .Hal ini juga bisa terjadi pada anak berumur 12 bulan“ misalnya. - Meningkatkan Fungsi Perkembangan Anak Anak akan bisa mengekspresikan kemampuan berpikir dan kreativitasnya yang sedang tumbuh melalui kejenakaan, karena „Yang membuat humor sangat istimewa adalah lelucon itu membuat anak-anak dan orang dewasa benar-benar gembira“. Pada tahun 2003 berbagai peneliti telah menemukan bukti-bukti neorologis bahwa „otak diciptakan untuk bersenang-senang dengan humor dan tertawa“. Ini berarti bahwa agar anak kita memiliki „Sense of Humor“ yang baik, hal terpenting yang kita bisa lakukan adalah memelihara dan mendukung sifat ini. Dengan kata lain kita harus mulai membuat hal-hal yang jenaka di depan anak kita kapan saja kita bisa dan terutama pada saat anak merasa takut dan cemas.. Berikut adalah cara-cara yang bisa kita latih untuk melucu di depan anak: - Seringlah membadut, berbicara dengan cara yang dilebih-lebihkan atau berekspresi konyol.Bila anak mulai menangkap kelucuan ini, nantinya dia yang gantian akan membadut di depan kita, dukunglah dengan kita tertawa atau membalasnya dengan melucu yang lebih „heboh“ lagi, - Bila anak sudah bisa memahami simbol, biasanya pada usia 15 bulanan, mulailah kita bertingkah laku seperti binatang kesayangan anak kita, misalnya monyet, anjing.kucing,burung dll dan menirukan suaranya atau menjadi apapun yang membangkitkan tertawa. Anak akan menganggapnya lucu, sepanjang permainan ini tidak berlebihan dan tahu kapan harus berhenti. - Pada saat kemampuan verbal anak sudah berkembang biasanya di usia 18 bulan, dia akan menunjukkan apreasi terhadap tingkah laku ganjil dan lucu dari orang dewasa. Misalnya bila seorang ibu memakai sandal atau sepatu yang berbeda dan berkata „mama mau pergi ke pasar dulu yaaa...“, anak akan tertawa geli melihat keganjilan tingkah laku ibunya. Dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan. - Menjelang usia dua tahun, anak biasanya akan menunjukkan usaha-usahanya sendiri dalam menciptakan suasana humoristis. Anak seusia ini mungkin sudah bisa membawa tas kerja Bapaknya dengan gaya meniru, sambil berkata „ Mau ke kantol duwu yaa.... (Mau ke kantor dulu yaa).“ Atau pura-pura membuka dompet ibunya dan mau membayar sesuatu sambil menirukan gaya berjalan ibunya dst nya..
Tempatkan humor benar-benar dalam kehidupan anak sejak dini, karena sejak usia dua tahun dia sudah bisa membedakan mana yang berpura-pura atau bukan dan lebih mengerti akan kejenakaan, jadi jangan heran kalau nantinya tawa ceria akan mencerahkan suasana rumah kita, karena dia akan sering ber ha, ha , hi hi ria. Selamat Membadut dan Bergembira!!!..! (Dr.D.Pane/Pestalozzi Kindergarten,Cibubur,Jakarta Timur) 
|