Who's Online

We have 17 guests online

Login Form






Lost Password?

Events Calendar

January 2012 February 2012 March 2012
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 5 1 2 3 4
Week 6 5 6 7 8 9 10 11
Week 7 12 13 14 15 16 17 18
Week 8 19 20 21 22 23 24 25
Week 9 26 27 28 29

Latest Events

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar
Home arrow News arrow Latest arrow Sejak Usia Berapa Anak Bisa Diajak Memasak?
Sejak Usia Berapa Anak Bisa Diajak Memasak? Print E-mail
Friday, 23 July 2010

Libatkan anak untuk memilih makanan yang mereka suka.

Sabtu, 17/7/2010 | 18:05 WIB

KOMPAS.com - Hubungan orangtua-anak bisa dibangun dengan banyak cara, salah satunya memasak bersama. Aktivitas ini juga bisa membentuk karakter mandiri, karena anak terbiasa dengan bahan makanan dan tak bergantung dengan makanan cepat saji. Nantinya, hingga dewasa anak akan terbiasa dan mampu memasak sendiri. Lantas sejak usia berapa anak bisa diajak ke dapur dan mulai mengenal masakan?

Chef Haryo Prabogiri Pramoe mengatakan, pengalaman memasak sangat bisa ditularkan sejak dini. Juru masak yang gencar mengkampanyekan  slogan "Cooking is Boy's Toys" ini menyebutkan, sejak usia tiga tahun anak bisa mulai belajar mengenal bahan makanan dan masakan.

Tujuannya tak sekadar memasak, namun sekaligus juga mengajarkan anak untuk mengenal bau, bentuk, dan tekstur.

"Anak perlu dikenalkan dengan bahan pangan sejak dini. Misalnya dikenalkan dengan daging atau ayam mentah. Dari situ anak akan merekam bagaimana kesegaran makanan dan baunya. Efeknya seseorang tak mudah muntah dengan bahan pangan tertentu, misalnya. Dampaknya nanti, anak berkembang menjadi individu mandiri dan tidak konsumtif karena terbiasa dengan berbagai bahan pangan dan mau mengolahnya menjadi masakan. Jadi tak bergantung hanya dengan fast food saja," papar Chef Haryo di sela konferensi pers Bintang Dapur Royco 2010, di fCone fX Lifestyle X'nter, Jakarta, Kamis (15/7/2010) lalu.

Bicara usia anak yang aman untuk mulai memasak, Chef Haryo menjelaskan mulai tiga tahun, saat anak sudah bisa berkomunikasi, anak bisa dikenalkan dengan bahan makanan. Setelah mengenal bahan makanan, anak juga bisa belajar sambil bermain dengan adonan. Termasuk bagaimana mencampur air dengan terigu dan telur.

"Anak mengenal tekstur dan belajar menggulung dari adonan," kata Haryo kepada Kompas Female. Haryo menambahkan, belajar memasak bersama anak sebaiknya dilakukan sambil bermain dengan suasana menyenangkan.

Tahapan selanjutnya, mulai usia 10 tahun, anak mulai dikenalkan dengan cara menggoreng. Sebaiknya orangtua mendampingi anak pada tahapan ini, tegas Chef Haryo. Pada masa ini orangtua juga perlu menjelaskan berbagai informasi terkait proses memasak, termasuk pengenalan api.

Mulai usia 15 tahun, anak sudah bisa dilepas memasak sendiri, tentu saja dengan pengawasan meski tak langsung seperti tahapan sebelumnya.

"Anak bisa belajar banyak dari dapur. Dampaknya akan terasa ketika jauh dari rumah, kebiasaan memasak bisa mengurangi sifat konsumtif dan lebih mandiri," tandas Haryo.


WAF

Editor: din
 
< Prev   Next >

© 2012 Pestalozzi Indonesia

TBN - TIDYA Businesses Network